Editor surat kabar Denmark Jyllands Posten diberitakan tewas terbakar, ketika sebuah api secara misterius datang ke dalam kamarnya.
Kabar tersebut diungkap surat kabar Arab Saudi, dan kemudian dimuat di nation.com, situs berita yang berbasis di Pakistan.<>
Berdasar surat kabar Saudi itu, si editor tengah tertidur di kamarnya ketika api menyeruak ke dalam kamarnya. Si editor dan surat kabar tempatnya bekerja menjadi kontroversi ketika mempublikasikan karikatur yang menghina Nabi Muhammad.
Pesan teks dan surat elektronik yang mengklaim editor itu telah terbakar sudah beredar sejak Selasa kemarin, dan menguatkan kabar ini. Demikian dikutip dari nation.com, Jumat (18/4).
Surat kabar itu juga mengklaim pemerintah Denmark menutup-tutupi kabar kematian si editor. Dia mendapatkan balasan atas perbuatannya, tambah surat kabar itu. Si editor, menurut surat kabar tersebut, bernama Elliot Back.
Akan tetapi Back hanyalah seorang ilmuwan komputer senior di Universitas Cornell, yang telah mempublikasikan kartun itu di situsnya.
Adapun nama editor di Jyllands Posten yang bertanggung jawab atas kartun itu adalah Flemming Rose. Jens Julius juga termasuk dalam kartunis yang menggambar kartun yang menghina itu.
Sejauh ini kabar tentang kematian Back belum dapat dikonfirmasi. Belum dapat dipastikan pula apakah kabar ini benar atau tidak. (okz/dar)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua