Terkait rencana kenaikan gaji PNS, TNI dan Polri sebesar 10%, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) H Marwan Ja'far berharap kenaikan gaji itu diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerja.
Menurutnya, biaya kenaikan gaji yang dianggarkan bersama DPR itu mengandung konsekuensi logis, antara lain, harus menunda kenaikan anggaran pada pos lain.<>
"Konsekuensi logisnya nanti pasti ada beberapa pos anggaran berkaitan langsung dengan rakyat yang mestinya ditambahi, harus ditunda sementara untuk memenuhi kebutuhan menaikkan gaji pegawai itu. Kecuali pada tahun 2011 pendapatan negara ada kenaikan, tentu tidak akan ada yang perlu ditunda penganggarannya," kata Marwan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jum'at (30/4).
Menurut Marwan, DPR selalu berupaya untuk memenuhi setiap kebutuhan rakyat melalui anggaran APBN, khususnya yang berkaitan langsung dengan rakyat. PNS juga berkaitan langsung dengan pelayanan rakyat/publik.
"Makanya, karena PNS juga berkaitan dengan pelayanan rakyat, kami berharap setelah gajinya naik ya harus dinaikkan juga kinerjanya dalam melayani masyarakat," kata Marwan yang juga anggota Badan Anggaran DPR, seperti dilansir situs www.fpkb-dpr.or.id. (nam)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua