Fuad Anwar: Pagar Nusa Terus Tanamkan Kewaspadaan
NU Online · Ahad, 3 Januari 2010 | 08:28 WIB
Acara tumpengan sebagai pertanda syukur peringatan hari lahir (Harlah) ke-24 di halaman kantor PBNU Jakarta, Ahad (3/1), diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah untuk mendoakan penasihat Pagar Nusa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang telah berpulang ke rahmatullah.
“Sebelum kita tumpengan marilah kita bacakan surat Al-Fatihah untuk KH Abdurrahman Wahid,” kata Ketua Umum PP Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa H Fuad Anwar. Selanjutnya para anggota meneriakkan yel-yel Pagar Nusa, “Pendekar!” lalu disusul “La haula wala quwwata illa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali karena Allah).”<>
Pagar Nusa dilahirkan pada 3 Januari 1986 dan sekarang menjadi salah satu badan otonom di bawah Nahdlatul Ulama (NU). Fuad Anwar saat memberikan sambutan dalam acara tumpengan sederhana itu berharap Pagar Nusa ini dapat bermanfaat bagi angota, masyarakat dan bangsa.
Harlah ke-24 Pagar Nusa ini juga ditandai dengan latihan perdana untuk para anggota baru Pagar Nusa. Pagar Nusa akan terus dikembangkan terutama di wilayah ibukota Jakarta.
Menurut Fuad, pengembangan Pagar Nusa di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta adanya ‘demonstrasi’ latihan pencak silat di halaman PBNU ini tidak terkait dengan momen apa pun.
“Menurut kami semua waktu sama itu. Kita ingin menanamkan kewaspadaan dalam berbagai hal. Setiap saat harus waspada. Sesuai dengan simbol kami,” katanya.
Pagar Nusa mempunyai simbol Trisula yang bermakna tiga pengawalan yakni mengawal bidang kepemudaan dan olah raga, mengawal akidah keislaman, dan mengawal negara dan bangsa.
Untuk tiga hal itu tidak bisa dibilang hari ini itu, setiap saat harus kita waspada. Untuk keperluan tiga hal itu Pagar Nusa harus selalu tampil mengamankan,” pungkas Fuad. (nam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Tunda Amal Baik
2
Khutbah Jumat: Memudahkan Urusan Orang Lain, Jalan Menuju Ridha Allah
3
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
4
Gus Ipul: Mekanisme Pemilihan Ketua Tanfidziyah Lewat AHWA Otomatis sampai Ranting
5
Turut Berkhidmah di Muktamar, Banser Supangat Wafat; Ketum Ansor Janji Tanggung Pendidikan Anaknya hingga Perguruan Tinggi
6
Gus Ipul Tegaskan Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sah dan Transparan
Terkini
Lihat Semua