Jakarta, NU.Online
Dewan Koordinasi Nasional Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) mengajak semua pihak untuk berjihad melawan terorisme.
"Bersama kekuatan aparat keamanan, kita perlu habis-habisan memerangi terroris dengan cara yang kita miliki," ungkap Ketua Umum DKN Garda Bangsa, Imam Nahrawi, di Jakarta, Sabtu.
<>Namun, pimpinan ormas yang berada di bawah Partai Kebangkitan Bangsa itu, tidak mengartikan berjihad melawan terorisme dengan memata-matai kelompok-kelompok radikal di masyarakat. "Jangan sampai terjadi pertikaian di masyarakat hanya karena kita mencurigai adanya kelompok radikal," katanya menjawab tentang bentuk jihad yang dimaksudkan itu.
Imam Nahrawi mengatakan bahwa masyarakat perlu waspada di lingkungannya masing-masing, dan bila ada hal-hal yang mencurigakan langsung menghubungi aparat keamanan serta melakukan peningkatan pengamanan swkarsa.
"Salah satu keberhasilan memerangi terorisme adalah meningkatkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menangkal ancaman tersebut, kalau aparat yang bekerja sendiri tak mungkin," katanya.
Bersama-sama dengan aparat keamanan, Garda Bangsa juga berusaha dan memberi motivasi agar terus bergerak membasmi habis terorisme global yang telah mencabik-cabik harga diri dan kehormatan bangsa Indonesia.
Menurutnya, terorisme sebagai kekerasan politik sepenuhnya bertentangan dengan etos kemanusiaan Islam. Islam mengajarkan etos kemanusiaan yang sangat menekankan kemanusiaan universal (ukhuwwah al-insaniyyah). Islam menganjurkan umatnya untuk berjuang mewujudkan perdamaian, keadilan dan kehormatan. Tetapi, perjuangan itu haruslah tidak dilakukan dengan cara-cara kekerasan atau terorisme.
"Karena apa pun alasannya, terorisme adalah setan yang terkutuk sampai kapan pun, di mana pun, dan pantas kiranya kepada kita semua untuk berjihad melawan terorisme," katanya. Lebih jauh Ia menyinggung penggunaan kekerasan— apalagi teror—merupakan tindakan kriminal.
Nahrawi juga mengatakan bahwa Garda Bangsa juga mendukung dan "angkat topi" atas kerja dan kinerja Polri yagn dengan cepat, cermat, dan sikap gelah mengungkap dan menangkap pelaku peledakan bom (cih).
Terpopuler
1
Suyudi Ario Seto Segera Dilantik Presiden Prabowo sebagai Kapolri Hari Ini
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Ikhlas dan Meluruskan Niat dalam Beramal
3
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
4
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
5
Khutbah Jumat: Memperkuat Akidah di Tengah Munculnya Keraguan tentang Tuhan
6
Khutbah Jumat: Bercanda dan Batasannya dalam Islam
Terkini
Lihat Semua