Krisis politik kemarin melanda Kuwait setelah kabinet negara kaya minyak itu berhenti. Insiden ini merupakan puncak pertikaian pemerintah dengan parlemen.
"Kabinet Kuwait telah menyatakan mundur kepada Emir beberapa saat lalu," kata anggota parlemen, Nassir al-Sani, kepada wartawan. Para menteri Kuwait yang dipimpin Perdana Menteri Sheikh Nassir Muhammad al-Ahmad al-Sabah keluar dari parlemen setelah lembaga legislatif itu mengagendakan waktu pemeriksaan perdana menteri.<>
Berdasarkan hukum, jika Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah menerima pengunduran diri tersebut, ia dapat membentuk kabinet baru atau membubarkan parlemen dan menggelar pemilu. (afp/ktp)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran
4
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
5
Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak
6
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
Terkini
Lihat Semua