Krisis politik kemarin melanda Kuwait setelah kabinet negara kaya minyak itu berhenti. Insiden ini merupakan puncak pertikaian pemerintah dengan parlemen.
"Kabinet Kuwait telah menyatakan mundur kepada Emir beberapa saat lalu," kata anggota parlemen, Nassir al-Sani, kepada wartawan. Para menteri Kuwait yang dipimpin Perdana Menteri Sheikh Nassir Muhammad al-Ahmad al-Sabah keluar dari parlemen setelah lembaga legislatif itu mengagendakan waktu pemeriksaan perdana menteri.<>
Berdasarkan hukum, jika Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah menerima pengunduran diri tersebut, ia dapat membentuk kabinet baru atau membubarkan parlemen dan menggelar pemilu. (afp/ktp)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
PBNU Instruksikan Qunut Nazilah Respons Agresi Israel-AS ke Iran
3
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
6
Ketua Umum PBNU Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran
Terkini
Lihat Semua