Krisis politik kemarin melanda Kuwait setelah kabinet negara kaya minyak itu berhenti. Insiden ini merupakan puncak pertikaian pemerintah dengan parlemen.
"Kabinet Kuwait telah menyatakan mundur kepada Emir beberapa saat lalu," kata anggota parlemen, Nassir al-Sani, kepada wartawan. Para menteri Kuwait yang dipimpin Perdana Menteri Sheikh Nassir Muhammad al-Ahmad al-Sabah keluar dari parlemen setelah lembaga legislatif itu mengagendakan waktu pemeriksaan perdana menteri.<>
Berdasarkan hukum, jika Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Sabah menerima pengunduran diri tersebut, ia dapat membentuk kabinet baru atau membubarkan parlemen dan menggelar pemilu. (afp/ktp)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua