Gus Dur: Langkah PKB Rangkul Minoritas Bukan Akal-Akalan
NU Online · Sabtu, 7 Februari 2004 | 05:20 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) menegaskan langkah PKB merangkul kelompok minoritas bukanlah akal-akalan demi memenangkan Pemilu 2004.
"PKB merangkul minoritas dituding akal-akalan. Itu tidak benar," kata Gus Dur di Sikka, saat berdialog dengan masyarakat Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat. Menurut dia, langkah merangkul minoritas merupakan komitmen PKB untuk membangun dialog antar-kelompok sebagai langkah untuk mewujudkan Indonesia yang satu di masa depan.
<>Meski PKB saat ini masih didominasi orang-orang NU, kata Gusdur, namun sejumlah orang dari kelompok minoritas telah duduk di kepengurusan PKB dan sejumlah lainnya menjadi calon anggota Legislatif (Caleg) anggota itu.
Orang non-NU yang menjabat di kepengurusan PKB antara lain, Hermawi F Taslin, sebagai wakil Sekjen, Toni Wardoyo, wakil bendahara dan Ferry Tinggogoi, ketua DPW PKB Sulut. Sedangkan yang dipasang sebagai caleg antara lain, Maria Pakpahan kaos nomor urut 1 (NTT) dan Bara Hasibuan, caleg nomor urut 1 di Sumut.
"Sekarang orang NU masih banyak di PKB, namun ke depan, siapa-siapa yang unggul dan cakap itulah yang duduk di kepengurusan partai," kata Gusdur. Dalam kunjungan ke Maumere, Gusdur juga menenggok pengungsi dari Gunung Egon yang menunjukkan tanda-tanda mau meletus dan berdialog dengan mahasiswa di Kampus Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledo Lero, Kabupaten Sikka.(red)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua