Halaman Masjid Raya Bandung Jadi Tempat Mangkal "Perempuan Nakal"
NU Online · Kamis, 4 September 2008 | 06:33 WIB
Alun-alun Bandung yang berada di muka halaman Masjid Raya Bandung, Jawa Barat, dijadikan tempat mangkal dan transaksi para "perempuan nakal" meskipun di masjid sedang berlangsung kegiatan ibadah seperti tarawih.
PIhak Mesjid sudah berupaya mengatasi masalah ini bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kota Bandung dan kepolisian untuk memberantas prostitusi, kata Sekretaris DKM Masjid Raya Atah Wahyudin di Bandung, Rabu (3/9).<>
DKM Masjid Raya tidak memiliki wewenang memberantas kegiatan para pekerja seks ini karena kewenangan DKM hanya mengurus sarana ibadah.
"Untuk soal prostitusi DKM telah menyerahkan sepenuhnya pada pihak berwenang," kata Atah.
Masyarakat sekitar situ juga tampaknya sudah gerah dengan kondisi seperti itu.
Dodi (38th), warga sebuah RT dekat Alun-alun mengungkapkan, warga resah dengan keadaan ini dan mendesak pihak berwenang untuk bertindak melindungi lingkungan mesjid dari kegiatan prostitusi.
"Pihak DKM seharusnya meminta bantuan pihak berwajib sehingga Masjid Raya Bandung tidak tecemar," kata Dodi. (*)
Terpopuler
1
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
4
Tahlil Hari Ketujuh Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Jakarta, Kiai Said Aqil Kenang Perjuangannya untuk NU
5
Hukum Pembersihan Sampah setelah Acara Keagamaan dan Kegiatan Umum Lainnya
6
Ijtihad Politik Abu Lueng Ie, Ikhtiar Menjaga Ulama dan Tarekat di Tengah Gejolak Zaman
Terkini
Lihat Semua