Halaqoh Kiai Muda Ansor akan Dihadiri para Alumni PCI NU
NU Online · Senin, 26 Desember 2011 | 01:47 WIB
Jombang, NU Online
Tidak hanya kiai muda Ansor dan kalangan pondok pesantren yang akan meramaikan Halaqoh Nasional yang digelar PP GP Ansor di PP Bahrul Ulum Tambakberas, 29-30 Desember mendatang. Alumni Pengurus Cabang Istimewa (PCI) NU juga dipastikan ikut hadir.
Hal ini dikatakan Abdul Latif Malik, mantan ketua PCI Syiria yang juga menjadi panitia lokal Halaqoh dan Lokakarya Kiai Muda, Ahad (25/12) kepada NU Online. Dikatakannya beberapa alumni PCI telah menyatakan kesediaannya hadir dalam kegiatan yang akan membahas kepemimpinan NKRI ini.
<>
”Yang sudah meyatakan hadir, diantara, Alumni PCI NU Jepang, Dr Agus Zainal Arifin yang kini menjabat dekan TI ITS Surabaya, Dr fadlolan Musyafa’ alumni PCI NU Mesir, Dr Badrus Salam Shof alumni PCI NU Sudan,” ujarnya mengatakan.
Mereka, lanjut Gus Latif biasa dipangggil, akan membahas Tantangan Kapitalisme Pendidikan dalam pesantren dan pembangunan Keagamaan di Indonesia. ”Memang kita undang kiai-kiai muda yang nantinya akan memimpin NU ke depan,” imbuhnya menyatakan.
Sementara itu, Halaqoh kepemimpinan NKRI dalam rangka Haul ke 2 Gus Dur ini, juga diadakan Bahtsul Masail yang melibatkan Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) dan Robithoh Ma’ahid (RMI) se Jatim.
”Diperkirakan 400 Kiai-kiai muda yang akan hadir dalam halaqoh ini, termasuk PC Ansor Se Jatim, Jawa Tengah dan Jogja dan Banten, dan beberpa perwakilan dari luar Jawa,” ujar Sholahul Am Notobuwono ketua PC GP Ansor Jombang mengatakan.
Beberapa persoalan kepemimpinan yang akan dibahas adalah persoalan kepemimpinan yang dihasilkan dari politik uang serta bagaimana hukum mengikuti pemimpin yang tidak bisa mensejahterakan serta menegakkan keadilan bagi masyarakat.
”Termasuk persoalan hukum mengikuti dan mempertahankan pemimpin yang tidak sesuai dengan syariat Islam (Politik Islam),” imbuhnya menambahkan.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Muslim Abdurrahman
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
5
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua