Hasil Akreditasi, Madrasah NU Raih Nilai Memuaskan
NU Online · Ahad, 4 Desember 2011 | 04:55 WIB
Kudus, NU Online
Pada tahun 2011 ini, madrasah NU yang mengikuti akreditasi meraih hasil yang memuaskan. Dari hasil penetapan Badan Akreditasi propinsi sekolah/swasta nomor 135/BAP-SM/X/2011 tertanggal 27 Oktober 2011 yang diumumkan akhir November lalu, sebagian besar Madrasah NU tingkat RA/MI/MTS/MA se-kabupaten Kudus mendapat nilai A dan B.
<>
Di kecamatan Gebog Kudus misalnya, dari 9 Madrasah Ibtidaiyah NU yang diakreditasi, 5 diantaranya memperoleh nilai A dan sisanya B. Ke lima madrasah tersebut adalah MINU Matholibul Ulum 4 (Kedungsari), MINU Miftahul Huda (Karangmalang), MINU Manafiul Ulum 1 (Getassrabi), MINU Islahus Salafiyah (Getassrabi), dan MINU Matholibul Ulum 3 (kedungsari).
Pengurus Majelis Wakil Cabang LP Ma’arif Kec. Gebog H. Zainudin mengatakan nilai akreditasi memuaskan itu merupakan hasil kerja keras Badan Pelaksana Pendidikan Madrasah NU (BPPMNU) dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Madrasah NU dari tahun ke tahun akan berupaya meningkatkan kualitasnya baik kualitas pendidiknya maupun fisik gedungnya,” katanya kepada NU Online, Sabtu (3/12).
Lebih lanjut, H Zainudin mengharapkan kepada pemerintah agar madrasah yang sudah terakreditasi mendapat perhatian terutama bantuan dana yang seimbang dengan sekolah negeri.
“Dengan begitu, tidak terjadi dikotomi antara sekolah negeri dan swasta, semua bisa merasakan hak bantuan dari pemerintah. Meskipun sudah menerima, tetapi bantuan ke madrasah belum seimbang dengan negeri,” tambah kepala MI Manafi’ul Ulum Getassrabi ini.
Menyinggung keputusan Mahkamah Konstitusi yang meloloskan judicial review UU pendidikan. Zainudin menekankan perlunya pengawalan keputusan tersebut. Sebab, katanya, untuk menjalankan undang-undang itu biasanya diimplementasikan dengan Peraturan Pemerintah (PP).
“Kalau PP tidak segera dibuat, penerapan undang-undang akan lama terwujud. Makanya harus selalu ada yang menekan,” tegasnya.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Qomarul Adib
Terpopuler
1
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
2
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
Koalisi Sipil Desak Pemerintah Hentikan Latsarmil Calon Manajer KDMP
5
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
6
Nikah Batin: Pernikahan yang Tidak Pernah Dikenal Syariat Islam
Terkini
Lihat Semua