Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Sabtu, menolak prasyarat utama Palestina bagi pembicaraan perdamaian dengan Israel, dan mengatakan masalah pembekuan permukiman Yahudi mesti dibahas dalam perundingan.
"Tak pernah ada prasyarat. Selalu ada masalah di dalam perundingan," kata Hillary mengenai kegiatan permukiman Yahudi, dalam taklimat bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.<>
"Saya kira tempat kami berada sekarang ialah berusaha memasuki perundingan. Perdana Menteri akan dapat mengajukan usul pemerintahnya mengenai apa yang mereka sedang lakukan mengenai permukiman," terang Hillary.
Hillary memandang bahwa masalah pemukiman sepenuhnya akan dijelaskan akan dipandang sebagai jawaban bagi banyak keprihatinan yang telah disampaikan.
"Bukan hanya tak pernah terjadi sebelumnya, tapi juga harus diselesaikan," kata Hillary. (ant)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hukum Menyalakan Kembang Api di Malam Hari
5
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
6
KH Abdul Hakim Mahfudz: Memimpin Tebuireng, PWNU Jatim, hingga PBNU
Terkini
Lihat Semua