Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, Sabtu, menolak prasyarat utama Palestina bagi pembicaraan perdamaian dengan Israel, dan mengatakan masalah pembekuan permukiman Yahudi mesti dibahas dalam perundingan.
"Tak pernah ada prasyarat. Selalu ada masalah di dalam perundingan," kata Hillary mengenai kegiatan permukiman Yahudi, dalam taklimat bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.<>
"Saya kira tempat kami berada sekarang ialah berusaha memasuki perundingan. Perdana Menteri akan dapat mengajukan usul pemerintahnya mengenai apa yang mereka sedang lakukan mengenai permukiman," terang Hillary.
Hillary memandang bahwa masalah pemukiman sepenuhnya akan dijelaskan akan dipandang sebagai jawaban bagi banyak keprihatinan yang telah disampaikan.
"Bukan hanya tak pernah terjadi sebelumnya, tapi juga harus diselesaikan," kata Hillary. (ant)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua