Dinas Pertanian Kota Batu akan mengawasi pelaksanaan pemotongan hewan qurban. Hal itu sebagai langkah antisipasi penyebaran daging kurban yang tak layak konsumsi, terutama jerohan.
Staff Dinas Pertanian dan Kehutanan Batu, Mukti menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan seluruh pengurus masjid se Kota Batu untuk mewaspadai pendistribusian hewan qurban.<>
"Selain yang nampak, kesehatan daging juga diperhatikan, sebab kita akan mengetahui lebih dalam ketika hewan qurban sudah disembelih. Terutama jerohannya. Biasanya disana ada cacing," jelas Mukti, Kamis (26/11).
Pemkot juga menurunkan beberapa tim untuk mengawasi distribusi daging qurban pada masyarakat. Sebab, banyak warga yang belum paham tentang kesehatan daging qurban. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua