Ijin Klinik Avicena Terbit, LPKNU Gelar Syukuran
NU Online · Jumat, 29 September 2006 | 12:24 WIB
Jakarta, NU Online
Berita gembira untuk warga nahdliyyin (sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama/NU) dan masyarakat umum. Izin praktek Klinik Avicena telah terbit. Dengan demikian, klinik kesehatan yang didirikan oleh Pengurus Pusat (PP) Lembaga Pelayanan Kesehatan (LPK) NU itu telah resmi dan dapat segera melayani masyarakat.
Menandai hal itu, Jum’at (29/9), LPKNU menggelar syukuran dalam bentuk buka puasa bersama di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta. Meski sederhana, syukuran yang sekaligus memperingati dua tahun berdirinya Klinik Avicena tersebut berlangsung khidmat. Hadir pada acara itu sejumlah petinggi LPKNU, antara lain Dr Syahrizal Syarif PhD (Ketua Umum), Dr Ing Bina Suhendra (Wakil Ketua) dan lain-lain.
Bina Suhendra dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya menyusul telah diterbitkannya izin Klinik Avicena. “Alhamdulillah, dua hari lalu (27 September 2006, red) izin praktek Klinik Avicena sudah keluar. Saya kira ini merupakan cara Allah membalas apa yang telah kita (LPKNU, red) lakukan,” katanya.
Lebih lanjut, Bina—demikian panggilan akrab Bina Suhendra—mengatakan, dalam kerjanya nanti, LPKNU akan melibatkan seluruh lembaga/lajnah dan badan otonom yang berada di dawah naungan NU.
Sementara itu, Penanggungjawab Klinik Avicena dr Fauziah mengatakan, saat ini pihaknya telah menyiapkan 6 tenaga medis yang terdiri dari 4 dokter dan 2 orang perawat. “Insya Allah, setelah hari raya Idul Fitri nanti, sudah mulai aktif. Dibuka untuk umum, dari pagi jam 09.00 sampai jam 15.00 WIB,” terangnya. (rif)
Terpopuler
1
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
2
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua