Ikhwanul Muslimin Pertimbangkan Tarik Diri dari Pemilu Mesir
NU Online · Rabu, 1 Desember 2010 | 20:43 WIB
Ikhwanul Muslimin mengumumkan kemungkinan menarik diri dari pemilu parlemen Mesir setelah gagal untuk memenangkan satu kursipun dalam putaran pertama pemungutan suara yang dilakukan Ahad pekan lalu. Mereka menyatakan bahwa pemilu legislatif yang amat menguntungkan partai Presiden Husni Mubarak itu diwarnai kecurangan.
Saat ini kelompok Ikhwanul Muslimin memiliki 88 kursi di parlemen lama yang bersiap keluar. Meski bukan merupakan partai politik, kelompok ini mengikuti pemilu sebagai perwakilan independen non partai. Mereka disebut-sebut sebagai oposisi terbesar Partai Nasional Demokrat yang berkuasa saat ini.
>
Kelompok yang dilarang oleh larangan partai-partai keagamaan, memiliki 88 kursi di parlemen keluar, sekitar seperlima dari perakitan, sehingga sejauh ini blok oposisi terbesar. Kelompok ini mengklaim mereka seharusnya memenangkan 26 kursi untuk lolos pada putaran dua, setelah sebelumnya memproyeksikan akan mendapat 27 kursi.
Pemilu parlemen kali ini menjadi strategis sebagai langkah pijakan untuk pemilihan presiden tahun depan. Pemerintah Mesir dituding sengaja meminggirkan kelompok silam yang kritik agar tak ada penolakan untuk calon presiden dari partai berkuasa.
Presiden Mubarak yang kini berusia 82 tahun berkuasa sejak tahun 1981 secara langsung belum menyatakan ia akan maju lagi sebagai calon presiden. Namun partainya menyiratkan demikian. "Kami sedang membicarakan apakah kita akan terus dalam putaran kedua atau menarik diri (dari pemilu)," kata Essam al-Erian, anggota senior Ikhwanul Muslimin. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
5
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
6
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
Terkini
Lihat Semua