Imam Utomo Memenangkan Kembali Pemilihan Gubernur Jatim
NU Online · Kamis, 17 Juli 2003 | 06:24 WIB
Jakarta, NU Online
Pasangan Mayjend (Purn) H. Imam Utomo dan Drs. Sunarjo, M.Si. yang dicalonkan FPDIP-F.Gab memenangkan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur untuk periode 2003-2008 mengalahkan pasangan Brigjend (Purn,) A. Kahfi dan Ridwan Hisyam yang dijagokan FKB-FPG.
Kemenangan Imam Utomo-Sunaryo tersebut cukup telak dengan memperoleh 63 suara dibanding 34 suara untuk Kahfi-Ridwan, sedangkan yang abstain 1 suara dan yang rusak 2 suara dari 100 anggota anggota DPRD Jatim.
<>Suara FPDIP dan FGAB sangat solid sedangkan FKB-FPG mengalami pembelotan. Hasil perolehan suara tersebut dapat diperinci 31 suara dari FPDIP 15 suara dari Fraksi Gabungan, 10 suara dari F-TNI/Polri, dan dan ditambah suara dari FKB-FPG yang membelot sebanyak 7 suara.
Kemenangan Imam - Sunarjo tidak mengejutkan lagi bagi warga Jawa Timur, mengingat pasangan ini banyak mendapat dukungan, bukan hanya dari fraksi yang mencalonkan dari luarpun banyak yang mendukung, misalnya dukungan dari para Kiai yang merasa merasa "dikibuli" oleh FKB karena tidak didengarnya usulan/rekomendasi yang disampaikan saat penjaringan.
NU Jatim Imbau Cagub Menerima Kemenangan atau Kekalahan
Sementara itu Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KHA Masduqi Mahfudz mengimbau kepada para calon gubernur dan wakil gubernur yang berlaga dalam pemilihan gubernur (pilgub) Jatim 2003-2008 menerima hasil pemilihan baik menang atau kalah.
"Bagi NU Jatim, siapa pun yang terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim adalah putra terbaik yang harus didukung dan dibantu agar sukses menjalankan tugas dan amanat yang diemban," katanya.
Oleh karena itu, katanya, PWNU Jatim sendiri tidak akan mempersoalkan siapa pun yang terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2003-2008, namun PWNU Jatim mengharapkan prosesnya bersih dari politik uang (money politics).(ant/py/mkf)
Â
Â
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
3
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua