Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli mengatakan bangsa Indonesia saat ini membutuhkan transformasi tata nilai.
"Kita saat ini tak bicara lagi reformasi, tetapi transformasi yang harus didorong oleh tokoh-tokoh muda," kata mantan Menko Bidang Perekonomian Rizal Ramli dalam peluncuran buku Indra J. Piliang di Jakarta, Jumat (9/4) malam.<>
Dalam acara tersebut Indra J. Piliang meluncurkan dua buku, yakni "Mengalir Meniti Ombak: Memoar Kritis Tiga Kekalahan" dan "Bouraq-Singa Kontra Garuda: Pengaruh Sistem Lambang dalam Separatisme GAM terhadap RI".
"Kenapa perlu transformasi tata nilai yang baik?" kata Rizal, "karena bangsa ini sedang dalam posisi terkungkung dalam budaya korup."
"Saat ini tata nilai kita korup. Anak-anak muda harus mulai memperjuangkan transformasi tata nilai baru," kata Rizal.
Rizal yakin hanya anak-anak muda yang bisa melakukan transformasi tata nilai baru tersebut.
Dalam pidatonya Rizal merasa yakin demokrasi akan mempunyai arti bagi masyarakat. Menurut Rizal jika demokrasi tak ada artinya bagi rakyat, untuk apa demokrasi.
"Saya percaya demokrasi harus mempunyai arti bagi rakyat. Tapi itu tak mungkin jika demokrasi dimulai dengan komersialisasi seperti sekarang ini," kata Rizal. (ant/sam)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua