Jakarta, NU Online
IPPNU tetap mengamati perkembangan yang menggejala di dunia pelajar. Selain itu, IPPNU juga mencarikan bentuk taktis dan strategis yang paling efektif untuk menanggulangi persoalan yang ada dan menyediakan ruang bagi perkembangan pribadi kaum pelajar.
Salah satu bentuk strategi IPPNU adalah penyelenggaraan kegiatan berbagi “Darah Pelajar untuk Indonesia” yang akan dilaksanakan Sabtu 24 Maret 2012 di TIM, Jakarta Pusat. Ribuan laskar pelajar se-Jabodetabek akan menyumbangkan darah. Mereka akan merasa bahwa persoalan pelajar dan persoalan sosial adalah persoalan mereka juga, bukan sekadar tanggung jawab orang tua dan pemerintah.
<>
Penempatan mereka sebagai agen yang menggalang gerakan anti narkoba, kekerasan, dan pornografi, sangat strategis. Gerakan yang berwujud kegiatan-kegiatan akan lebih efektif dan tepat sasaran. Kampanye melalui kegiatan kaum pelajar lebih membumi dan mengakar daripada seminar-seminar kaum elit di gedung tertutup, tambahnya.
IPPNU hingga kini aktif mengadakan pelbagai kegiatan positif, kreatif dan konstruktif. “Kegiatan-kegiatan positif selain menumbuhkan kepribadian kaum pelajar, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi mereka,” ujar Alfina Rahil Ashidiqi, Sekretaris Panitia Pelaksana Refleksi IPPNU ke-57 kepada NU Online, di Kantor Pusat IPPNU, Gedung PBNU lt.6, Rabu (21/3).
Silaturahmi dan perkumpulan dalam kegiatan positif kaum pelajar adalah pintu lebar bagi harapan di masa mendatang. Dalam kegiatan-kegiatan itu, kaum pelajar terlibat aktif akan masalah yang terjadi untuk dihadapi dan diatasi.
Mereka yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan, akan melakukan kampanye kepada sesama pelajar. Bila pola kampanye yang digunakan semacam ini dengan cakupan nasional, maka besar kemungkinan pelajar bahkan seluruh masyarakat Indonesia akan terbebas dari kekerasan, narkoba, dan segala bentuk aktivitas porno.
IPPNU yang kini berusia 57 tahun, terus menerus sepanjang hayat, melakukan penguatan karakter pelajar Indonesia. Usia pelajar adalah masa yang baik bagi pembentukkan karakter manusia. Karenanya, IPPNU bergerak aktif membina dan mengawal karakter para pelajar. Dan, metode praktis sebagai alat kampanye, turut menentukan efektifitas sebuah gerakan.
Redaktur : Mukafi Niam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua