Iran Ancam Potong Tangan Pihak yang Akan Menyerangnya
NU Online · Selasa, 15 Juli 2008 | 07:51 WIB
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali melontarkan pernyataan kontrovrsial. Senin (12/7) kemarin, Presiden Ahmadinejad menyatakan akan memotong siapa saja yang berani menyerang Iran.
"Iran akan memotong tangan siapa saja yang hendak menyerang Iran. Kami akan menghancurkan mereka sebelum mereka menginjak tanah negeri kami," demikian kata Presiden Ahmadinejad sebagaimana dilansir Aljazeera, Senin (12/7) kemarin.<>
Pernyataan Presiden Ahmadinejad ini terlontar menyusul manuver militer Iran berupa uji coba nuklir mutakhir Iran yang digelar beberapa hari lalu di Selat Hormouz. Akibat manuver militer Iran tersebut, harga minyak dunia ikut terdongkrak sebanyak 2 dollar per barelnya.
Terkait uji coba rudal terbaru Iran, Shahab III, beberapa hari lalu itu, Presiden Ahmadinejad menegaskan, "Ini baru sebagian kecil dari kekuatan pertahanan militer Iran. Jika musuh-musuh Iran berani mengancam lebih jauh, kami tak akan segan-segan untuk memperlihatkan lebih dari sekedar itu."
Beberapa petinggi militer Iran juga tak ketinggalan unjuk suara. "Rudal-rudal itu akan meluluhlantakkan siapa saja yang mengganggu program nuklir sipil kami," tegas salah seorang petinggi militer Iran seperti dilansir Aljazeera.
Sementara itu, Amerika sebagai "lawan" utama Iran menanggapi manuver militer Iran dengan berang. Amerika juga menegaskan akan senantiasa berdiri untuk menjaga kepentingan Israel dan sekutu-sekutunya di Timur Tengah. (jzr/atj)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua