Iran Menjadi Negara Pemilik Teknologi Peluncur Satelit
NU Online · Senin, 18 Agustus 2008 | 05:03 WIB
Ahad (17/8) kemarin, Iran menyatakan telah berhasil menggelar ujicoba peluncuran roket pengangkut satelit Safir. Uji coba tersebut yang disaksikan langsung oleh Presiden Republik Islam Iran Dr. Mahmoud Ahmadinejad.
Sebagaimana dilansir situs kantor berita Iran IRNA (18/7), Departemen Pertahanan Iran dalam keterangan resminya kemarin menyatakan, bahwa uji coba peluncuran roket pembawa satelit Safir berjalan sukses.<>
Peluncuran roket pembawa satelit Iran ini digelar kemarin malam yang bertepatan dengan malam kemerdekaan Republik Indonesia, dan dilakukan sepenuhnya oleh para pakar dalam negeri Iran. Roket ini bisa dipakai untuk menempatkan satelit di orbit bumi.
Ujicoba ini digelar untuk menguji kinerja roket, pengaturan jarak jauh, perangkat sentral bumi, stasiun telemeter bumi, kontrol jarak jauh, dan penentuan pososi orbit satelit. Uji coba ini juga berhasil memenuhi seluruh target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dengan kesuksesan ini, Iran berencana akan menempatkan satelit buatan dakan negeri bernama "Omid" di orbit bumi.
Sebelumnya, Presiden Ahmadinejad menyatakan di hadapan para intelektual Iran yang bermukim di Turki, di sela-sela kunjungannya ke Turki beberapa hari kemarin, bahwa Iran akan meluncurkan setelit pertama buatan dalam negeri ke luar angkasa sekitar akhir pekan depan.
Jika peluncuran satelit Omid ini sukses, maka Iran akan ditempatkan sebagai salah satu dari 10 negara pemilik teknologi peluncur satelit. Prestasi ini akan semakin mengukuhkanIran selain sebagai negara pemilik teknologi nuklir. (irn/irb/atj)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
6
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
Terkini
Lihat Semua