Jelang Konfercab, Pengurus NU Harus Jelas Asal-usulnya
NU Online · Ahad, 26 Februari 2012 | 02:06 WIB
Kendal, NU Online
Pasca rapat gabungan syuriyah dan tanfidziyah PCNU Kendal beberapa waktu lalu yang memutuskan pelaksanaan Konfercab NU Kendal 7-8 Juli 2012 mendatang, nampaknya suasana sudah mulai hangat. Ibarat pencak silat,para pemain sudah mulai melakukan gerakan kembang-kembang, sebelum akhirnya mengeluarkan jurus andalan masing-masing.<>
Beragam pernyataan keluar dari kader-kader NU yang namanya sudah beredar di masyarakat. Salah satunya dari Subarie syam, mantan ketua PC Ansor Kendal. Pak Bari, demikian akrab disapa, ketika ditemui NU Online di Graha NU Kendal belum lama ini menyatakan pengurus PCNU Kendal mendatang harus jelas asal-usulnya dan tidak datang dengan tiba-tiba.
“Jangan sampai pengurus NU datang dengan tiba-tiba dan tidak diketahui asal-usulnya”tegasnya.
Sebagaimana diketahui akhir-akhir ini pemilihan pengurus NU atau Banom NU memang sangat longgar. Perubahan AD/ART NU atau Banom NU sarat dengan kepentingan politik, akhirnya di daerah menghasilkan pemimpin yang tidak jelas rekam jejaknya. Sementara kader-kader yang merangkak dari bawah berguguran satu-persatu. Cepat atau lambat jika situasi seperti ini dibiarkan bisa-bisa kader NU ditingkat bawah banyak diambil orang .
Lebih lanjut Subari juga berharap kader-kader NU yang akan memimpin NU Kendal kedepan adalah kader-kader NU yang tidak memiliki masalah. Sebab,menurut mantan wartawan ini, NU adalah organisasi yang damai dan rahmatal lil alamin
Sementara itu terkait dengan figur ketua tanfidziyah , mantan pegawai Pemda Kendal yang mengaku baru saja pensiun bulan Februari 2012 ini berpendapat bahwa karena ketua tanfidziyah adalah sebagai pelaksana, maka ia harus orang yang dekat dengan ulama dan kyai. Hal ini menurutnya agar seorang ketua tanfidziyah bisa menterjemahkan apa kemauan para ulama dan kyai.
Sedangkan ketika ditanya bahwa namanya adalah salah satu dari beberapa kader NU yang ramai dibicarakan dalam bursa calon ketua tanfidziyah PC NU Kendal mendatang, Subari syam mengaku tidak masalah.
“Secara pribadi sebagai kader NU saya harus siap berjuang di NU jika diberi amanat dan untuk mencari ridha Allah SWT,” tegas Subari syam mengakhiri perbincangan dengan NU Online.
Redaktur : Syaifullah Amin
Kontributor : Fahroji
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
3
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
4
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
5
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
6
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
Terkini
Lihat Semua