Dalam rangka mempersiapkan mental peserta didik untuk menghadapi Ujian Nasional (Unas) yang tinggal delapan hari lagi, Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (LP Ma'arif NU) Kota Malang bekerja sama dengan Takmir Masjid Jami’ menggelar istighosah di Masjid Jami’, kawasan Alun-alun Lama, Sabtu ( 11/4) pagi.
Ketua Takmir Masjid Jami’, HM Kamilun Muhtadin menuturkan, istighotsah ini untuk memberikan bekal mental kepada para siswa agar tidak demam menghadapi Unas. Menurutnya, rasa waswas menyelimuti sebagian siswa SMA yang akan mengikuti ujian tersebut. Alasannya, standar kelulusan yang kembali naik dari 5,25 menjadi 5,50.<>
”Ini pembekalan psikologi bagi anak-anak agar percaya diri dan yakin bisa mengerjakan semua soal. Ini penting. Kalau mereka cemas akan sulit mengerjakan dan hasilnya menjadi tidak maksimal,” ujarnya selaku penyelenggara kegiatan ini.
Lebih lanjut, Muhtadin juga mengusulkan kepada Dinas Pendidikan di Malang Raya agar bisa mengumumkan hasil Unas sebelum pelaksanaan pemilihan presiden. Menurutnya, dikhawatirkan muncul ekses-ekses yang tidak diharapkan, jika pengumuman dilakukan bersamaan dengan masa kampanye pilpres.
Sementara itu, para peserta istighosah yang terdiri dari siswa-siswi sekolah dan madrasah di bawah naungan LP Ma'arif NU duduk berbanjar rapi, mengisi tiap shaf sambil melantunkan bacaan salawat, istighfar dan zikir.
”Terus terang, kami takut tidak lulus. Standarnya tahun ini tinggi sekali. Saya beberapa kali ikut try out, soal-soalnya susah,” tutur Zulfikar, salah satu peserta istighotsah. (min)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
6
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
Terkini
Lihat Semua