Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengatakan bahwa ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan ketimbang permasalahan Ahmadiyah.
Menurutnya masalah pengemplangan pajak, kemiskinan, pengangguran, dan hal lainnya masih lebih penting diselesaikan saat ini dibandingkan mengurus permasalahan Ahmad<>iyah.
"Saat ini masih banyak masalah lain yang lebih penting harus dipikirkan ketimbang Ahmadiyah. Masalah pengempalangan pajak, kemiskinan, pengangguran, dan yang lainnya itu jauh lebih penting dari pada masalah Ahmadiyah ini," kata Kang Said saat ditemui di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Senin, 14 Maret 2011.
Menurutnya sikap PBNU sudah sangat jelas menyatakan bahwa Ahmadiyah sesat, tetapi untuk pembubarannya PBNU menyerahkan semuanya kepada pemerintah.
"Kita sudah memutuskan dulu bahwa Ahmadiyah sesat, tapi untuk pembubaran itu masalah pemerintah. Kita serahkan saja kepada pemerintah," terangnya.
Dia berharap agar masyarakat tidak terprovokasi dan ikut melakukan tindakan anarkis terhadap jemaat Ahmadiyah. Ia pun mengaku siap bila ditunjuk menjadi mediator untuk penyelesaian masalah Ahmadiyah ini yang sekarang menjadi perdebatan panjang di masyarakat dan pemerintah.
"Saya siap berdialog ilmiah dengan Ahmadiyah. Tapi ingat, dialog ilmiah, bukan dialog caci maki," pungkasnya. (bil/tn)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua