Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo KH Fawaid Asāad membuktikan komitmennya untuk turut serta mengawal usaha pemberantasan korupsi. Pada hari Senin kemarin (1/2), ia hadir dan ikut menandatangani deklarasi Gema Tindak Pidana Korupsi Nusantara di gedung Keluarga AlumniĀ Universitas Jember.
Menurutnya, semua pihak punya tanggung jawab untuk ikut membasmi korupsi. Sebab jika dibiarkan, korupsi akan merajalela dan ujung-ujungnya mengancam kebangkrutan negara. āSaya mendukung penuh deklarasi ini,ā ujarnya singkat.<>
Selama ini memang dikenal getol memerangi korupsi. Beberapa waktu lalu, kiai bertubuh subur itu bahkan menggerakkan ribuan massanya hingga menutup jalan utama di Situbondo beberapa hari lamanya demi menuntut penahanan Bupati Situbondo, Ismunarso yang tersangkut korupsi. Akhirnya Ismunarso ditahan KPK.
Beberapa kiai lain yang turut dalam deklarasi ini adalah KH Suyuti Toha (Banyuwangi), KH.Salwa Arifin (Bondowoso), KH Saifuddin Damanhuri (Bangkalan), KH Ayub Saiful Rizal (Jember) dan Ida Bagus Marwoto (Bali).
Ā
Sementara KH. Ayub Saiful Rizal menandaskan bahwa Gema Tipikor Nusantara merupakan jawaban dari kegelisahan masyarakat terhadap makin berkembangbiaknya korupsi.
Dijelaskannya, Jember termasuk daerah yang tingkat korupsinya cukup tinggi. Bahkan ada pejabat yang jelas-jelas jadi tersangka tapi tidak ditahan-tahan. āIni keprihatinan kami semua, korupsi harus dibasmi bersama-sama,ā urainya (ary).
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua