Kiai Masruri Mughni Minta Santrinya Jadi "Toifah Tafaquh fid Din"
NU Online · Kamis, 16 September 2010 | 08:07 WIB
Sebagai kaum intelektual, ada keharusan yang harus dipegangnya, yakni sebagai toifah tafaquh fid din. Kalau tidak, maka akan lenyaplah ilmu agama di muka bumi ini.
"Kalian kami harap bisa menjadi orang-orang yang oleh Alquran disebut sebagai toifah tafaquh fid din, atau golongan yang tekun mempelajari dan mengajarkan agama," pesan Pengasuh Pondok Pesanteren Al Hikmah 2 Benda Sirampog Brebes KH Masruri Abdul Mughni saat sambutan wisuda Ma'had Aly di Gedung Serba Guna Ponpes, Selasa (14/9) lalu.<>
Untuk itu, lanjut Kiai, wisudawan harus tetap konsisten menekuni ilmu-ilmu agama dan mengajarkannya pada orang lain. Sebab, hal itu merupakan perintah agama yang harus dijalankan.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Masruri yang juga Rais Syuriyah PWNU Jateng itu mewisuda 52 lulusan Ma’had Aly. Mereka terdiri dari 26 wisudawan dan 26 wisudawati.
Acara wisuda ke-13 sekaligus Milad ke-14 lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi tersebut berlangsung hikmat.
Pembantu I Bidang Akedemik, Masngad Adib MSi mengatakan, Ma'had Aly merupakan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan Ponpes Al Hikmah 2, setingkat perguruan tinggi. Adapun jurusan yang ada yakni Dirasah Islamiyah. Lulusan Ma'had Aly setara dengan Diploma III dan telah menyelesaikan lebih dari 150 sistem kredit semester (SKS) ditempuh selama dua tahun.
"Sebelum diwisuda, lulusan Ma'had Aly juga telah menyelesaikan penyusunan risalah atau skripsi dan mempresentasikannya dalam munaqosah atau seminar," tutur Adib.
Dikatakan, sejak berdiri empat belas tahun yang lalu, Ma'had Aly Ponpes Al Hikmah telah mewisuda sekitar 300 lulusan. Para alumni umumnya telah menjadi pengasuh Ponpes di seluruh pelosok Nusantara. "Ma'had Aly khusus mengkaji ilmu-ilmu agama dan lulusannya mayoritas menjadi pengasuh atau pengajar di pesantren," ujarnya.
Berbarengan dengan acara wisuda, digelar pula reuni akbar alumni Ponpes Al Hikmah 2 yang dihadiri oleh ribuan peserta. (was)
Terpopuler
1
Kiai Zulfa: Yang Sudah Jadi Pejabat dan Menteri Tak Perlu Dipaksa Mimpin NU
2
Khutbah Jumat: Hikmah Mengingat Kematian dalam Islam
3
Khutbah Jumat: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
4
18 Tahun Bertahan di Tengah Tambang, Warga Kalimantan Selatan Tuntut Keadilan Lingkungan
5
Gus Yahya Masuk Delegasi Indonesia untuk Beri Penghormatan kepada Sayyid Ali Khamenei
6
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
Terkini
Lihat Semua