Konferensi internasional untuk untuk dialog lintas madzhab Islam dan lintas agama yang diselenggarakan di Mekkah (4-6/6) banyak membuahkan hasil. Konferensi itu meneguhkan rekonsiliasi antara madzhab Syiah dan Sunni. Raja Abdullah dari Saudi Arabia, figur penting Sunni, memasuki ruang pertemuan bersama-sama dengan politisi Syiah Iran, Akbar Hashemi Rafsanjani.
Sejumlah tokoh senior Syiah juga diundang menghadiri konfrensi tersebut, seperti pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Ayatollah Agung Mohammed Hussein Fadlallah dari Lebanon, dan pemimpin Hezbollah Sheikh Hassan Nasrallah. Mereka bertiga tidak hadir, tetapi Fadlallah mengirim putranya, Sayyed Ali Fadlallah.<>
Dengan mengundang Rafsanjani, Arab Saudi mengisyaratkan tidak memiliki persoalan dengan Syiah. Rafsanjani mengatakan kepada delegasi yang hadir bahwa sebelum umat Muslim berdialog dengan umat agama lain, umat Muslim harus menghilangkan perbedaan dan perselisihan di kalangan sendiri.
”Kita harus saling mendukung, bukannya melemahkan atau merendahkan reputasi pihak lain. Sebagai seorang Muslim dan seorang Syiah, saya katakan kepada Anda sekalian bahwa banyak kesamaan di antara kita dan tidak perlu melihat adanya perbedaan,” ujar Rafsanjani.
Dialog Sunni-Syiah semakin menemukan titik terang. Di Iran, jantung kota Syiah, telah didirikan dewan dialog antar madzhab, seperti halnya di jantung Sunni Al-Azhar, Kairo, Mesir, juga didirikan dewan yang sama. Al-Azhar bahkan menjadikan fikih Imam Ja’far al-Shadiq sebagai salah satu fikih yang diakui (mu’tabar). (kom/apf/atj)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua