Konser Iwan Fals untuk Hidupkan Kembali Pesantren Pusat Kebudayaan
NU Online · Jumat, 30 April 2010 | 10:23 WIB
Pondok Pesantren Al Falah Mangunsari di Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Rabu (28/4) malam, mendadak menjadi ajang konser musik. Para santrinya pun berjingkrakan, kontras dengan busana yang mereka kenakan: paduan sarung, baju koko, kopiah, dan kain sorbannya.
Zastrow Al Ngatawi, yang sebelumnya dikenal sebagai asisten pribadi mendiang mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, adalah orang yang menyulap suasana ponpes yang sarat dengan kegiatan pengajian kitab kuning menjadi ajang pertunjukan musik. Dalam pertunjukan itu, Iwan Fals hadir sebagai bintangnya.<>
Zastrow mengatakan, pertunjukan ini merupakan pertunjukan terakhir dalam rangkaian road show yang diadakan di tujuh ponpes di Jawa, dalam tajuk Perjalanan Spiritual Iwan Fals dan Ki Ageng Ganjur. Tujuannya tak lain adalah ingin menghidupkan kembali pesantren sebagai pusaran kebudayaan dan beragam kesenian.
"Pesantren itu bukan sarang teroris. pesantren ada di tengah, sebagai pusatnya kebudayaan," katanya.
Setidaknya enam lagu ditampilkan Iwan Fals, yaitu "Ibu", "Bongkar", "Tikus Kantor", "Wakil Rakyat", "Yang Terlupakan", dan lagu terbarunya "Tanam dan Siram". Para fans Iwan yang tergabung dalam Orang Indonesia pun tak luput dari ingar-bingar pertunjukan meski hanya dapat menyesaki halaman luar ponpes.
Dengan cukup piawai Zastrow mengendalikan setiap penampilan Iwan Fals dengan disisipi pesan-pesan moral dan agama. "Dengan bermusik pun kita bisa mengaji. Inilah gunanya kebudayaan," katanya seperti dikutip kompas.com.
Hampir di setiap pengantarnya, Zastrow juga menyisipkan pesan satir terkait kasus-kasus korupsi yang bermunculan akhir-akhir ini di pemerintahan Indonesia. Seperti saat mengantarkan salah satu lagu teranyar Iwan Fals, "Tanam dan Siram", Zastrow mengatakan, "Tanam pohon dari sekarang, untuk kehidupan dan juga untuk membasmi hama. Hama ini tak hanya ada di pohon, tetapi juga di birokrasi," katanya. (MAD)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua