Bandung, NU Online
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menandatangani nota kesepahaman dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Lembaga Sensor Film (LSF) terkait kerjasama pengawasan isi siaran.
Penandatanganan MoU itu dilakukan di Hotel Papandayan Kota Bandung, Selasa, antara Wakil Ketua KPI Fetty Fajriyati dengan Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI KH Said Hudairi serta Komisi B Lembaga Sensor Film (LSF) Jamalul Abidin.
Hadi<>r pula pada kesempatan itu perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) se-Indonesia. "KPI tidak bisa jalan sendirian dalam menjalankan tugas sebagai pengawas isi siaran. Kerjasama dengan MUI dan LSF adalah sebuah keharusan," kata Fetty Fajriati.
Menurut Fetty, kerjasama dengan MUI dilakukan dalam pengawasan isi berita siaran tentang keagamaan dan beberapa tayangan lainnya. Sedangkan dengan LSF dalam pengawasan penayangan film dan sinetron.
"MUI dan LSF menjadi mitra dan menjadi mitra konsultasi dalam menyikapi sebuah produk siaran atau tayangan," katanya.
Dalam beberapa kasus, MUI dan LSF menyampaikan hasil temuan dan kajian mereka atas tayangan di layar televisi. Namun lembaga itu tidak bisa melakukan eksekusi terhadap tayangan itu. "Keputusan itu ada di KPI, kerjasama ini akan meningkatkan sinergitas dalam pengawasan isi siaran," kata Fajriati. Kerjasama itu juga diharapkan terjalin antara MUI dan KPID di daerah.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua