Lagi, Serangan Udara Israel Tewaskan 4 Warga Palestina
NU Online · Sabtu, 26 Januari 2008 | 03:30 WIB
Dua serangan udara Israel yang diarahkan ke sejumlah buah kendaraan mobil di kota sebelah selatan Gaza, kota Rafah, telah menewaskan empat orang warga Palestina aparat keamanan dan para-medis melaporkan Jumat (25/1).
   Â
Seorang juru bicara dari pihak militer Israel memberikan keterangan berupa konfirmasi operasi militer berupa serangan udara sebanyak dua kali dan hal itu adalah serangan terhadap teroris.<>
   Â
Dalam serangan pertama di wilayah Gaza yang mengarah ke sebuah mobil dengan dua orang penumpangnya, baik mobil maupun kedua orang penumpangnya hancur lebur akibat perbuatan militer Israel.
   Â
Sementara, seperti dilaporkan sumber Antara, serangan yang kedua yang menargetkan ke arah dua orang yang dikatakan oleh pihak Israel sebagai pemimpin kelompok Hamas yang tampak sedang berada di wilayah itu, langsung menewaskan keduanya.
  Â
Israel seringkali melakukan serangan udara di wilayah Gaza dengan alasan untuk menghentikan serangan roket Palestina yang mengena dan masuk ke wilayah di perbatasan di bagian negara Israel.
   Â
Rafah menjadi fokus perhatian masyarakat internasional Rabu lalu saat puluhan ribu warga Palestina memasuki wilayah Mesir setelah berhasil membobol dinding pembatas yang dibuat oleh pihak Israel di perbatasan untuk memperoleh makanan dan bahan bakar yang persediaannya nyaris habis di Gaza.
   Â
Dinding batas pemisah perbatasan berhasil dirubuhkan dalam serangkaian ledakan. Israel meningkatkan blokade di wilayah pantai yang dikuasai oleh kelompok Hamas, dalam upaya meredam usaha perlawanan kelompok Hamas tersebut. (dar)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua