Warta

LAZIS NU Posisikan Diri Sebagai Lembaga Pemberdayaan

NU Online  Ā·  Sabtu, 25 Desember 2010 | 07:14 WIB

Jakarta, NU Online
Direktur LAZIS NU Amir Makruf menyatakan lembaga yang dipimpinnya saat ini mengambil positioning atau memposisikan diri sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat, bukan lembaga aksi tanggap bencana yang sudah banyak digeluti oleh LAZIS lainnya.

Ia melihat sektor ini belum banyak dilirik oleh lembaga zakat, yang sebagian besar sangat kuat dalam program aksi tanggap darurat, padahal problem kemiskinan merupakan persoalan besar di Indonesia.<>

ā€œMayoritas penduduk miskin Indonesia adalah NU, karena itu LAZIS NU harus menjadi lembaga pemberdaya, bukan tanggap bencana dan belum ada yang mempositioningkan seperti ini. Bahwa urusan bencana bagian dari LAZIS NU, iya, tetapi saya ingin konsen di training dan pemberdayaan,ā€ katanya dalam Diskusi Kamisan NU Online, (23/12).

Untuk menjadi lembaga zakat yang dipercaya, ia akan menggunakan prinsip-prinsip manajemen modern dalam organisasinya, salah satunya laporan keuangan yang terpercaya sehingga publik mau menitipkan amanahnya ke LAZIS NU.

ā€œSoal laporan keuangan, saya hati-hati betul. Kemarin pada waktu hari raya kurban, saya juga menegaskan tak mengambil untuk satu rupiah pun mengambil untung dari pembelian sapi. Tidak sekerat daging kurban pun saya mengambil,ā€ katanya.

Untuk pelaporan transaksi keuangan, ia akan menggunakan prinsip laporan keuangan yang bisa diaudit oleh akuntan publik dan dilaporkan secara berkala kepada masyarakat.
Ā Ā Ā 
Ditegaskannya, problem pengentasan kemiskinan merupakan kerja berat yang harus dilakukan secara bersama-sama oleh berbagai kelompok, karena itu harus bersinergi dengan siapapun, tak mungkin kita melakukan sendiri.

ā€œSaya tidak punya ambisi terlalu besar mengumpulkan sekian besar dana, tapi kita juga memiliki ambisi untuk menginspirasi orang dan melakakan hal yang sama. Ini lebih cepat berhasil daripada melakukan sendiri untuk semuanya,ā€ paparnya.

Untuk menggerakkan masyarakat agar terlibat dalam gerakan LAZIS NU ini, ia membangun jaringan relawan NU, yang selama ini telah lama bergerak dalam pemberdayaan masyarakat. (mkf)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang