Situasi di Makam Sunan Ampel, Surabaya, pada hari kedua Lebaran 2010, Sabtu, terpantau sepi.
Situasi itu berbeda dengan situasi sebelum bulan puasa dan pada malam tanggal ganjil Ramadan yang selalu dipadati para pengunjung.<>
Pada hari kedua Lebaran, penziarah makam salah satu "Wali Songo" itu kebanyakan berasal dari Pulau Madura.
Hal itu terlihat dari nomor polisi kendaraan bermotor di areal parkir yang mayoritas berawalan huruf "M" dan logat bahasa para penziarah.
Lokasi Makam Sunan Ampel sendiri relatif dekat dengan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sehingga fenomena itu merupakan hal yang wajar.
Demikian juga di sepanjang lorong jalan menuju Masjid Sunan Ampel terlihat sepi. Kurang dari separuh pedagang yang membuka usahanya di sepanjang lorong jalan itu pada hari kedua Lebaran.
Padahal, biasanya jalan menuju masjid itu selalu dijubeli para penziarah yang membeli perlengkapan ibadah atau makanan khas Timur Tengah.
Sebaliknya, pusat-pusat perbelanjaan dan sejumlah tempat hiburan di Kota Surabaya dipadati para pengunjung, seperti Tunjungan Plaza dan Kebun Binatang Surabaya. (ant/sam)
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
5
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua