Masjid Dibangun sebagai Simbol Kebebasan Beragama
NU Online · Senin, 23 Agustus 2010 | 10:02 WIB
Pemuka Islam di New York yang berada di balik rencana pembangunan masjid dekat Ground Zero, Feisal Abdul Rauf akhirnya angkat bicara. Ia mengemukakan masjid yang sempat ditentang warga itu dibangun sebagai simbol kebebasan beragama.
"Saya berharap proyek ini menjadi sebuah pendekatan Islami agar bisa harmonis dan saling pengertian antar agama dan kepercayaan. Deklarasi Kemerdekaan AS saja banyak menggambarkan prinsip-prinsip yang sejalan dengan Islam," ujar Rauf dalam rangkaian turnya di Bahrain, Senin (23/8).<>
Kebebasan beragama, kata Rauf, dilindungi oleh Undang-Undang. Menurutnya, perlindungan terhadap hak beragama itu bahkan terasa lebih baik ketimbang di beberapa negara Islam lainnya.
Rauf kini sedang dalam rangkaian tur yang dibiayai AS untuk mempromosikan kerukunan dan toleransi beragama di negara adidaya itu. Selain Bahrain, Rauf juga mengunjungi Qatar, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Program serupa juga pernah ia jalani pada 2007. (syf)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua