3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
NU Online · Senin, 27 April 2026 | 23:45 WIB
Kondisi kereta api dan KRL setelah tragedi tabrakan di Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). (Foto: Zainul)
Suci Amaliyah
Kontributor
Bekasi, NU Online
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan fokus melakukan evakuasi penumpang dan penanganan rangkaian kereta terkait insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.
"Saat ini seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam pernyataan resmi di Jakarta, Senin (27/4/2026).
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas insiden tersebut.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini," ucap Anne.
Dia menegaskan pihaknya fokus untuk memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin.
"Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.
Anne menegaskan KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi.
Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Korban kecelakaan kereta api di Kota Bekasi dilarikan ke RSUD Chasbullah Abdulmadjid, Senin 27 April 2026 malam. Dari jumlah tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia.
"Tercatat di rumah sakit ada tiga korban meninggal dunia," ujar Manager Humas DAOP 1 Jakarta, Franoto Wibowo dikutip Kompas.com.
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua