Jakarta, NU Online
Pendidikan madrasah di Indonesia sampai sekarang masih memprihatinkan, padahal pendidikan madrasah baik negeri maupun swasta saat ini diikuti oleh hampir enam juta murid, ujar Menteri Agama Prof Dr H Said Aqil Husin Almunawar MA.
Jumlah murid madrasah sebanyak itu tidak bisa diabaikan, karena mereka merupakan cikal bakal komponen masyarakat yang akan berpartisipasi dalam proses berbangsa dan bernegara di masa depan, tandasnya, pada seminar internasional 'Hendak Kemana Pendidikan Islam', di Bandung, Kamis.
<>Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabag Tata Usaha Departemen Agama Jawa Barat DR H Ahmad Syafii MBA MPd, menteri agama mengingatkan perlu ada perhatian serius dari berbagai pihak terhadap kondisi pendidikan madrasah di tanah air, dengan menempatkannya dalam konteks pendidikan nasional, tanpa dibeda-bedakan dengan sistem persekolahan yang ada.
Menurut menteri agama, secara umum anjloknya kualitas madrasah, antara lain dipicu oleh faktor guru, siswa, sarana prasarana pendidikan, kurikulum, biaya operasional serta manajemen di madrasah yang masih lemah, akibat kebijakan pendidikan yang sudah cenderung diskriminatif. (ant/mkf)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua