Mengikuti "Selasanan" Tarekat Syadziliyah di Kudus
NU Online · Rabu, 6 Agustus 2008 | 00:19 WIB
Senin (4/7) malam kemarin, para jamaah Tarekat Syadziliyah berkumpul di kediaman Kiai Muhammad Thariq di Kudus Jawa Tengah yang merupakan badal (wakil) Syeikh al-Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya Mursyid Thariqah Syadziliyyah sekaligus Rais Aam Jam'iyyah Ahlut Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyyah. Waktu itu, digelar forum mujahadah dan pengajian Tarekat Syadziliyyah.
Selasanan, begitu dikenal, diawali dengan pembacaan istighatsah bersama yang dipimpin oleh Ustadz Abdul Aziz, setelah itu dilaksanakan pembacaan kitab Mafakhirul 'Ulyah li Thariqil Syadziliyyah karangan Habib Ahmad bin Muhammad yang juga dibacakan ustadz yang sehari-hari mengajar di Madrasah Qudsiyah ini.<>
Dalam pembacaan kitab tersebut telah sampai pada halaman 126 yang berkenaan dengan suluk kedua yang wajib dijalankan setiap murid Tarikat Syadziliyyah. Tingkatan tersebut mewajibkan murid untuk istiqamah terhadap keta'atan kepada Allah. Baik dikala sempit maupun lapang murid harus melaksanakan perintah Allah.
"Ini sebagaimana Ndoro Syekh Abdul Qadir al Jealani yang mendawamkan (melanggengkan) wudhu dengan sempurna di sepanjang malam. Ketika batal lalu berwudhu begitu seterusnya," katanya.
Ia menambahkan bahwa melaksanakan perintah tersebut bukan hal mudah. Ia mencontohkan hal kecil berupa shalat witir yang mempunyai faedah penting. "Saking pentingnya shalat witir sampai-sampai ketika waktu shalat subuh datang masih diperbolehkan menunaikannya," ujarnya.
Menurut pengalamannya ia pernah menjumpai Habib Lutfi berada pada keadaan demikian. Saat waktu subuh datang ada keinginan untuk berjamaah, tetapi Habib mengisyaratkan masih mempunyai tanggunan shalat witir, sehingga ia harus menunggu terlebih dahulu.
Seperti dilaporkan kontributor NU Online Zakki Amali, ada dua forum Selasanan di Kudus. Selain di kediaman Kiai Thariq, yang kedua di kediaman Muhammad Sukram, biasa dikenal Mbah Datuk.
Forum ini merupakan amanah Habib Lutfi, sementara beliau mendapat amanah dari gurunya Thariqahnya yang mewariskan kedudukan Mursyid Syadziliyyah kepada beliau Syekh Abdul Malik bin Ilyas bin Yahya.
Di Kabupaten Kudus forum ini dilaksanakan setiap malam Selasa ba'da Isya' di kedua kediaman tersebut, dan bagi murid Tarekat Syadziliyah dapat mengikuti sesuai daerah terdekat masing-masing. (zak)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Beberapa Amalan yang Pahalanya Terus Mengalir Setelah Kematian
3
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
4
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
5
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
6
4 Gunung Berapi Indonesia Meletus Dini Hari hingga Pagi Ini
Terkini
Lihat Semua