Menilik dari Dekat Studi Banding NU Karawang ke Tegal
NU Online · Rabu, 25 Januari 2012 | 03:41 WIB
Tegal, NU Online
Ahad (22/1) di gedung PCNU kabupaten Tegal, sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan dari NU Karawang dengan 11 Mobil datang untuk melakukan studi banding dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama kabupaten Tegal. Seperti apa kegiatannya?
Kegiatan yang dibalut dalam kunjungan kerja, studi banding dan ziarah oleh Pengurus Ranting NU Perumnas Bumi Telukjambe, sekaligus Wisata Hati ini mendapat sambutan khusus dari PCNU kabupaten Tegal. Rombongan disambut jajaran Tanfidziyah, yang dikomadoi ketua PCNU H Ahmad Wasy’ari dan jajaran PC Muslimat NU kabupaten Tegal yang dinahkodai Hj Umi Azizah. Tampak senyum kehangatan dan persaudaraan begitu cair.
<>
Dalam diskusi dengan PCNU Kabupaten Tegal, diberikan kesempatan pembuka Ketua PC Muslimat NU Hj Umi Azizah. Ia membeberkan ada keperihatinan dari pemerintah dari sekitar 2 juta pasangan menikah di Indonesia, angka perceraian setiap tahunnya mencapai 10 persen, dan banyak pemuda-pemudi usia nikah yang tidak mampu untuk melakukan pernikahan akibat kesulitan ekonomi. Dari data tersebut, Umi Azizah bersama Muslimat merasa prihatin untuk itu di tahun 2012 akan mengadakan nikah massal dan kursus pra nikah di setiap anak cabang.
Umi Azizah juga membeberkan beberapa program yang dikelola oleh Muslimat diantaranya, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang setiap tahun memperoleh jamaah terbanyak dan Muslimat dipercaya sebagai ketua Forum KBIH Kabupaten Tegal. Dari bidang pendidikan Muslimat Juga mengelola RA, TK dan TPQ yang mencapai ratusan di kabupaten Tegal. Program lain yang juga ikut dipaparkan mengenai Himpunan Daiyah yang mengelola 387 Majlis Ta’lim yang tersebar di masing-masing PAC dan Ranting.
“Sebenarnya masih banyak yang ingin kami sampaikan, sehingga dengan hadirnya sahabat-sahabat kami dari PC Muslimat kabupaten Karawang bisa menjadi muhasabah secara bersama-sama,“ pungkasnya.
Sementara ketua tanfidziyah PCNU Tegal H Ahmad Wasy’ari juga sangat gamblang membawa program NU ke arah yang lebih baik, diantara program Kartanu yang direncanakan sampai lima tahun, dan yang memiliki Kartanu mendapatkan tarif khusus jika berobat di sebuah rumah sakit yang bekerjasama dengan NU.
Selain Kartanu Wasy’ari juga menyebut program Lembaga Perekonomian dengan BMT-nya, Lazis dengan gerakan zakatnya, dan yang akan dilakukan oleh PCNU Kabupaten Tegal dengan terus membangun gedung PCNU.
“Untuk tahun ini kami menargetkan menambah satu lantai yaitu lantai tiga yang akan kami fungsikan sebgai aula, kemudian pendirian rumah sakit juga akan akan kami upayakan. Besar harapan akan memunculkan hasrat ke-NU-an yang mewadahi berbagai keluhan masyarakat,“ harapnya.
Dari uraian yang disampaikan oleh Ahmad Wasy’ari dan Umi Azizah direspons baik oleh Mustasyar NU Ranting Perumnas Bumi Telukjambe, Karawang KH Gatot Mukhlisin. Ia mengapresiasikan sebagai muhasabah besar. Karena didaerahnya besar tantangan mengembangkan NU.
Gatot Mukhlisin mengatakan, masyarakat Karawang rata-rata NU mulai dari tradisi dan amaliyah tetapi kalau diminta untuk aktif berorganisasi kurang tertarik. Untuk itu, ia menegaskan peran seperti majelis taklim untuk kaderisasi menjadi sangat perlu.
Selain KH Gatot Mukhlisin, wakil ketua pengurus Cabang Muslimat Karawang Hj Titin Masyroyatin, membenarkan sulitnya mengembangkan NU di daerah yang mayoritas NU. Ini berbeda dengan Tegal yang sudah cukup bagus. “Kami berharap belajar lebih banyak memberikan sharing dan solusi di masing-masing daerah agar NU semakin kokoh dan NU semakin menjadi organisasi yang tangguh,” katanya
Kegelisahan tersebut juga disampaikan oleh Ketua PC Fatayat Karawang Hj Yani Suryani Mustari, “Karawang dan Tegal memang beda mungkin karena beberapa faktor, Tegal rasanya sudah dikondisikan menjadi warga NU. Berbeda dengan kami setiap hari harus perang ideologi dengan orang-orang Wahabi,“ ujarnya.
Usai berdiskusi rombongan langsung menuju BMT SM Kramat yang terletak di desa Bongkok kecamatan Kramat untuk meninjau langsung perkembangan BMT. Rombongan diterima oleh kepala Kantor BMT SM Kramat H Ubaedi yang juga wakil ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Tegal. Selain mengunjungi BMT rombongan juga menuju usaha pengolahan roti yang dimiliki oleh PC Fatayat NU Kabupaten Tegal.
Informasi yang didapat dari NU Online kunjungan NU Kabupaten Karawang ke kabupaten Tegal karena Kabupaten Tegal sudah dianggap bagus untuk mengembangkan NU, diantaranya Lembaga perekonomian melalui BMT.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua