Mensos: Pesantren Harus Lunakkan Gerakan Radikal
NU Online · Sabtu, 28 Agustus 2010 | 03:14 WIB
Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri mendorong agar pesantren menjadi garda terdepan dalam melunakkan gerakan radikalisasi agama dan turut memelopori gerakan persatuan dan kesatuan bangsa.
"Sejak jaman dahulu pesantren telah memelopori perjuangan bangsa. Sebagai elemen pemersatu bangsa saat melawan penjajah, pesantren terbukti telah memunculkan tokoh-tokoh bangsa yang gigih melawan penjajahan," kata Salim Segaf Al-jufri, di sela Safari Ramadan di Pesantren Darul Mustafa, Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat malam (27/8).
/>
Salim menganggap sangat kecil kemungkinan pesantren yang terkena "intrusi" (perembesan) ajaran-ajaran agama yang bersifat radikal, karena sejak puluhan tahun lalu, pesantren mengembangkan tradisi damai.
Ia menegaskan justru pesantren telah menjadi penyejuk dan memberikan kedamaian terhadap masyarakat sekitar
"Saya tidak pernah melihat pesantren membuat susah masyarakat. Justru pesantren menjadi benteng dari para pejuang melawan penjajah," ujarnya.
Ia mengakui bahwa, banyak pihak yang menyudutkan pesantren menjadi penyebar idiologi radikal, yang mengilhami teroris melakukan aksinya di Indonesia dan berbagai belahan dunia.
Namun, katanya, intrusi gerakan radikal tidak hanya bisa terjadi di pesantren, tapi juga di kampus-kampus, masjid-masjid dan di lembaga lainnya.
"Kalau ada individu pesantren yang menjadi inspirasi gerakan radikal itu hanya sebatas individunya. Jangan salahkan pesantrennya, karena sebenarnya terorisme itu tidak ada sangkut pautnya dengan pesantren dan agama," katanya. (ant)
Terpopuler
1
PBNU Umumkan Susunan Kepengurusan 2026–2031 Hari Ini
2
Susunan Lengkap Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Kabar Baik, Kemenhaj Turunkan Masa Tunggu Haji Jadi 14 Tahun
4
Wajah Baru Kepengurusan PBNU 2026-2031: Masuk Dua Tokoh Disabilitas di Kepengurusan
5
Hari Ke-15 Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Tenggelam: 2 Jenazah Ditemukan, 69 Masih Hilang
6
PBNU 2026-2031 Berjumlah 210 Pengurus, Gus Kikin Jelaskan Alasannya
Terkini
Lihat Semua