Mohammad Nuh Tak Berkeinginan Calonkan Diri Jadi Ketua Umum PBNU
NU Online · Sabtu, 25 Juli 2009 | 08:46 WIB
Mohammad Nuh, yang kini menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), menolak dicalonkan menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-32 NU di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Januari 2010.
"Sopo sing ngarani ngono (siapa yang mengatakan seperti itu), saya enggak ada `kretek` (niat dari lubuk hati) sama sekali," katanya di Surabaya, Sabtu (25/7).<>
Ia mengemukakan hal itu setelah berbicara pada acara pengajian ibu-ibu majelis taklim se-Surabaya untuk menyongsong Ramadlan 1430 H di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Menurut A`wan (anggota) Syuriah PWNU Jatim itu, jika dirinya dicalonkan menjadi ketua umum PBNU, maka langkah itu ibarat "kegedean klambi" (baju terlalu besar).
"NU itu organisasi besar, kalau saya akan seperti memakai baju yang terlalu besar, kalau kebesaran, ya akan kedodoran," kata mantan Rektor ITS Surabaya itu.
Sebelumnya, dua ketua PBNU, Mustofa Zuhad Mughni dan Ahmad Bagdja, dalam diskusi di Jakarta, Rabu (22/7), menyebut ada kekuatan yang menyaingi KH Hasyim Muzadi yang didukung pemenang pilpres.
Posisi Hasyim kini disoroti sejumlah tokoh muda NU yakni Saifullah Yusuf dan Muhaimin Iskandar. Hasyim dituduh memihak capres tertentu yang akhirnya kalah, sementara para tokoh muda NU itu mendukung SBY-Boediono.
Dalam berbagai kesempatan, Hasyim menyatakan PBNU bersikap netral dalam Pilpres 2009, namun diakui adanya mayoritas ulama yang mendukung pasangan JK-Wiranto, sedangkan ulama lainnya mendukung SBY-Boediono dan Megawati-Prabowo.
Calon Ketua Umum PBNU yang selama ini santer disebut-sebut, antara lain, Hasyim Muzadi, Mustofa Bisri (Gus Mus), Mohammad Nuh, KH Said Agil Siradj, dan sebagainya. Namun, Hasyim juga dikabarkan menolak dicalonkan, karena ingin berkonsentrasi kepada pesantren dan keluarga. (ant/rif)
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua