MUI Bandung Anjurkan Shalat Gaib Untuk Korban Longsor
NU Online · Selasa, 23 Februari 2010 | 16:19 WIB
Upaya penanganan jenazah longsor di Pasir Jambu bisa dilakukan dengan sholat goib. Hal itu bisa dilakukan jika memang jasad korban tidak ditemukan. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Miftah Farid, mengatakan, jika kemungkinan penemuan para korban kecil, tidak ada jalan lain selain melakukan shalat gaib.
"Hal itu hanya untuk kondisi darurat saja. Pada saat tsunami pun demikian. Namun, dalam prosesnya, tim evakuasi tetap perlu melaksanakan tugasnya,” ujar Miftah, Selasa (23/2).<>
Lebih lanjut Miftah mengatakan, upaya pencarian tetap perlu dilakukan. Hal ini dilakukan jikalau masih ada korban yang selamat.
“Untuk para korban yang telah meninggal dan tubuhnya terkoyak, mayat tersebut harus mendapat perlakuan sama seperti mayat umumnya,” kata Miftah seperti dilansir situs Republika Online.
Untuk kondisi mayat seperti itu, lanjut Miftah, mayat hanya perlu dikafani saja. “Tidak perlu dimandikan,” terangnya. (ful)
Terpopuler
1
Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said Siap Berikan Pertimbangan Konstruktif untuk Presiden
2
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
3
Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Nyai Sinta Nuriyah Jadi Satu-satunya Perempuan
4
Kekeringan Meluas, Banser Pemalang Salurkan 211 Ribu Liter Air Bersih
5
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
6
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
Terkini
Lihat Semua