Puluhan orang menjadi korban dalam bencana gempa kemarin. Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Amidhan mengatakan mereka yang meninggal saat bencana gempa itu mengakhiri hidup dalam keadaan khusnul khotimah (berakhir dengan baik).
"Mereka yang meninggal kemarin karena gempa dan orang yang meninggal di bulan Ramadan khususnya yang berpuasa, Inya Allah meninggal dalam keadaan khusnul khotimah," kata Amidhan di sela-sela acara rilis hasil pantauan MUI terhadap tayangan televisi pada pekan pertama Ramadan, di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (3/9/).<>
Menurut Amidhan, bagi mereka yang menjadi korban gempa dan tertimpa reruntuhan bangunan di bulan Ramadhan menurut ulama dapat dikatagorikan sebagai mati syahid, meskipun bukan mati syahid karena berperang," katanya.
Di bagian lain, Amidhan juga mengimbau agar masyarakat dapat membantu meringankan beban para korban gempa. Kepada media, Amidhan juga berpesan agar membuka dompet peduli yang hasilnya diserahkan kepada korban. (min)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
4
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
Terkini
Lihat Semua