Muktamar Islam India Keluarkan Fatwa Menentang Kekerasan
NU Online · Senin, 2 Juni 2008 | 06:53 WIB
Muktamar Islam yang digelar di New Delhi India, Ahad (1/6), mengelurkan fatwa menentang berbagai tindak kekerasan dan teror yang mengatasnamakan agama.
“Islam adalah agama kedamaian dan sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Islam secara tegas mengecam dan menentang segala bentuk kekerasan dan terorisme,” demikian salah satu butir fatwa Muktamar Islam India.<>
Muktamar tersebut dihadiri oleh para ulama, cendikiawan, dan pelajar Muslim India, dan dihadiri oleh sekitar 150.000 umat Muslim dari semua pelosok anak benua India.
Muktamar menegaskan, Islam adalah agama kedamaian dan kemanusiaan. Hal in perlu ditegaskan menyusul terpuruknya citra Islam di mata dunia internasional pascatragedi 11 September, utamanya di negara-negara Barat. Islam digambarkan sebagai agama sumber teror, kekerasan, penumpah darah, pembunuh rakyat sipil, dan anti perdamaian.
Salah satu butir fatwa muktamar tersebut juga menegakan, Islam justru mengecam segala bentuk teror, kekerasan, peperangan, pembunuhan terhadap rakyat sipil. Semua itu adalah bentuk kejahatan kemanusiaan yang sangat ditentang oleh Islam. (bbc/atj)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua