Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, di Jakarta, Rabu, mengimbau semua pihak, terutama Pemerintah agar mendukung pembangunan ’Museum Rumah Islam Gus Dur’.
"Saya memiliki kewajiban untuk ikut mendukungnya. Selain untuk fungsi pariwisata sebagai objek wisata religi, ini juga untuk fungsi pendidikan, di mana peran kiai dalam memperjuangkan NKRI juga terekam," katanya.<>
Mantan Putri Indonesia ini lalu membandingkan ’Museum Rumah Islam Gus Dur’ ini dengan ’Perpustakaan Bung Karno’ di Blitar, juga yang ada di Bukittinggi untuk Bung Hatta.
"Karena itu, Pemerintah perlu memberi perhatian secepatnya untuk yang satu ini, mengenang jasa-jasa Gus Dur, dalam suatu proses dokumentasi yang amat bermanfaat bagi kelanjutan kita berbangsa," katanya.
Selain itu, dia juga mendesak Komisi V DPR RI untuk segera memperhatikan jalan menuju Makam Gus Dur.
"Perlu perhatian, karena setiap hari hampir 2.000 orang berziarah ke sana, sementara jalan sudah tidak memenuhi kapasitas," ujarnya.
Dia lalu mengangkat jargon yang pernah diungkapkan Proklamator RI, Bung Karno, yakni "bangsa besar, adalah bangsa yang tak pernah melupakan jasa pahlawan serta sejarah bangsanya". (ant/mad)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik
3
LF PBNU Sebut Suara Dentuman Semalam Berasal dari Meteor Jatuh
4
Ketum PBNU Sebut Tambakberas Jalan Tengah Terbaik untuk Muktamar Ke-35 NU
5
Hukum Memberi Amplop Setelah Shalat Jenazah
6
Kajian Hadits: Bolehkah Orang Fasik Melakukan Amar Makruf–Nahi Mungkar?
Terkini
Lihat Semua