Muslimat Studi Banding Layanan Kesehatan ke China
NU Online · Selasa, 28 Februari 2012 | 05:15 WIB
Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama melakukan studi banding dalam bidang pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anak ke Beijing China. Rombongan PP Muslimat yang dipimpin Khofifah Indar Parawansa telah bertolak ke Beijing, Ahad malam (26/2).
Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pengurus PP Muslimat yang berangkat ke Beijing sebanyak 25 orang. Mereka akan berada di sana selama 1 pekan. “Tujuan kami adalah studi banding soal layanan kesehatan,” jelas Khofifah sebelum berangkat ke China, Minggu malam.
<>
Menurutnya, China adalah negara maju yang tak hanya maju dalam bidang ekonomi, tapi juga kesehatan. “Di sana, program ekonomi bisa dijalankan satu paket dengan pelayanan kesehatan. Itu salah satu yang menarik. Muslimat akan melihat langsung ke sana,” katanya.
Lebih lanjut, Menteri Pemberdayaan Perempuan era pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengatakan, kunjungan Muslimat ke Beijing China difasilitasi oleh salah satu ormas perempuan di negara tersebut. “Kami berharap studi banding ini bisa menambah pengalaman ibu-ibu Muslimat,” jelasnya.
Seperti diketahui, Muslimat NU merupakan organisasi perempuan strategis di lingkungan NU yang memiliki jumlah anggota dan potensi besar di bidang pemberdayaan masyarakat.
Di bidang pendidikan dan dakwah Muslimat NU memiliki 13.568 TPQ, 9.800 TPA/RA, 4.657 playgroup, serta 38 ribu majelis taklim. Di bidang sosial kesehatan memiliki 103 panti asuhan, 74 BKIA/rumah bersalin/rumah sakit.
Muslimat NU juga memiliki induk koperasi An Nisa yang membawahi sembilan pusat koperasi dan 131 koperasi primer.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
3
LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf
4
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
5
Dijual Setan Muktamar
6
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
Terkini
Lihat Semua