Negara-Negara Arab dan Muslim Eropa Serentak Lakukan Rukyatul Hilal
NU Online · Ahad, 31 Agustus 2008 | 02:53 WIB
Riyadh, NU Online
Negara-negara Arab serentak melaksanakan prosesi rukyatyl hilal (meneropong kemunculan bulan sabit) untuk memastikan jatuhnya hari awal bulan Ramadhan 1924 pada sore hari Sabtu (30/8), yang juga bertepatan dengan 29 Sya'ban 1429 H. Sementara itu, umat Muslim yang tinggal di negara-negara Eropa akan melaksanakan prosesi yang sama pada hari Minggu (31/8).
sebagaimana dilansir Islamonline (30/8), beberapa negara Arab yang tercatat melaksanakan prosesi rukyatul hilal tersebut adalah Mesir, saudi Arabia, Palestina, Aljazair, Tunisia, Lebanon, Emirat, Yaman, Bahrain, dan Syria.
Majlis Ulama dan Mahkamah Agung Saudi Arabia menyerukan kepada seluruh rakyat kerajaan yang melihat hilal pada sore hingga paruh malam hari Sabtu untuk melaporkannya kepada pihak majlis atau mahkamah, guna dijadikan pedoman dalam pemutusan awal mula hari puasa. Seruan serupa juga datang dari Dewan Ulama Syria dan Palestina.
Sementara itu, beberapa negara Arab lain semisal Jordania, Maroko, Sudan, Somalia, Djibouti, dan Irak baru akan melaksanakan prosesi rukyatul hilal pada sore hari Minggu (31/8). Pelaksanaan serupa juga dilakukan oleh umat Muslim yang hidup di negara-negara Eropa.
Ahmad Jabullah, salah seorang anggota Majlis Fatwa Muslim Eropa mengatakan, jika menilik pada hisab atau penghitungan bulan Hijriyah, maka Ramadhan tahun ini jatuh pada tanggal 1 September.
"Meski demikian, kami tetap melaksanakan prosesi rukyatul hilal," kata Jabullah.
sebelumnya, Majlis Fatwa Muslim Eropa, yang terdiri dari Turki, Montonegro, Albania, Bosnia, Macedonia, Serbia, Ukraina, Kosovo, dan Slovania, telah menetapkan jatuhnya awal Ramadhan pada 1 september besok. Ketetapan serupa juga telah diumumkan oleh Mesir dan Majlis Ulama Islam di beberapa negara Amerika Latin. (iol/atj)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua