Negara-Negara Arab Mulai Khawatirkan Pengaruh Dominasi Iran di Kawasan
NU Online · Senin, 10 November 2008 | 07:21 WIB
Beberapa menteri luar negeri negara-negara Arab mengungkapkan keprihatinan dengan pengaruh Iran di Timur Tengah ketika berlangsung pertemuan dengan pejabat Amerika dan Eropa di Mesir.
Kantor berita Reuters mengutip seorang peserta yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa menteri luar negeri Jordania, Salah Bashir, memberitahu usaha Iran untuk mencapai hegemoni telah menyebabkan krisis di dunia Arab.<>
Para pejabat lainnya dalam pertemuan itu termasuk menteri luar negeri Mesir, Bahrain, Maroko, Uni Emirat Arab, serta counterpart mereka dari Amerika, Uni Eropa dan Perancis. Para diplomat Arab sangat prihatin dengan pengaruh Iran di Irak, Syria, Lebanon dan wilayah-wilayah lainnya.
Beberapa pemerintahan Arab-Sunni banyak merasa khawatir atas dominasi dan hegemoni Iran-Syi'ah yang semakin hari semakin besar diwilayah mereka. Selain berbeda madzhab, Iran dan Arab juga berbeda ras. Bangsa Arab adalah rumpun bangsa semit, sementara bangsa Iran adalah bangsa Persia yang merupakan rumpun ras Arya. (rtr/voa)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua