Dalam menjalankan dakwah kepada masyarakat, NU menyesuaikannya dengan kondisi dan situasi masyarakat yang dihadapinya. Tak semuanya bisa menggunakan pendekatan yang sama karena kemampuan dan pemahamannya berbeda-beda.
Karena itu, NU menegakkan disiplin yang keras ke dalam dirinya, dalam keluarga atau di pesantren, tetapi ketika berdakwah kepada masyarakat luas, para kiai NU menunjukkan sikap moderat dan mengajarinya secara perlahan-lahan.
“Kiai k<>alau ngajar di pesantren galak, tapi kalau sudah keluar, tidak, sama sekali. Santri kalau tidak sholat bisa kena hukum, karena kiai tahu kapan bicara hukum, kapan bicara dakwah,” kata ketua umum PBNU KH Said Aqil Siradj kepada NU Online, Senin.
Mengapa pesantren perlu menegakkan disiplin yang keras kepada para santri, hal ini dikarenakan pesantaren ingin mencetak para kader yang mumpuni dalam pemahannya keagamaan yang nantinya bisa menjadi panutan masyarakat.
Sikap moderasi NU ini terlihat dalam simbolnya berupa bola dunia yang diikat dengan tali yang kendor, tetapi tidak terlepas sehingga bisa mengayomi berbagai kelompok masyarakat yang berbeda-beda. (mkf)
Terpopuler
1
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
2
Usai Gus Kikin Terpilih, Ini Susunan Tim Formatur PBNU Masa Khidmah 2026-2031
3
Profil Gus Kikin yang Terpilih Jadi Ketum PBNU Hasil Muktamar Ke-35
4
Rais Aam Terpilih Setujui Lima Calon Ketua Umum PBNU, Musyawarah Penentuan Segera Dimulai
5
Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin: Qanun Asasi Bakal Jadi Pedoman Perjalanan NU Abad Kedua
6
Gus Kikin Sampaikan Pidato Perdana Usai Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Terkini
Lihat Semua