NU Jatim Nilai Rekomendasi Muktamar Thariqat tentang Baiat Berlebihan
NU Online · Jumat, 20 Januari 2012 | 01:21 WIB
Surabaya, NU Online
Rais Syuriyah PWNU Jatim sangat terkejut ketika mendengar adanya rekomendasi Muktamar Jam'iyah Ahlit Tahriqah Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman). Rekomendasi dimaksud adalah harus dilakukannya bai'at bagi para pengurus NU di semua tingkatan.
"Usulan ini perlu ditinjau ulang," sergahnya. Saat menerima NU Online (19/1), sebenarnya Kiai Miftah (sapaan akrabnya) tidak terlampau mengetahui dinamika Muktamar Jatman. Namun kalau memang ada rekomendasi yang menyebutkan hal ini, maka dia agak keberatan.
<>
"Bukan kita menolak kebaikan," katanya beralasan. Namun yang perlu diluruskan adalah, kalau kemudian Jatman membai'at NU struktural, maka dapat dipahami bahwa kedudukan Jatman lebih tinggi dari NU.
"Padahal keberadaan Jatman di NU adalah sebagai badan otonom," kata Pengasuh Pesantren Miftahus Sunnah Surabaya ini.
Dan kalau hal itu terus didengungkan, maka dikhawatirkan akan ada persepsi bahwa antara NU dan Jatman ada persoalan. "Padahal, selama ini tidak ada masalah," katanya. "Saya rasa, rekomendasi itu berlebihan dan layak ditinjau kembali," sambungnya.
Oleh karena itu, dia berharap agar suasana kondusif yang terjadi di struktur NU selama ini tidak dinodai. "Mari kita sama-sama saling menghargai," katanya penuh harap.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Syaifullah
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
6
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
Terkini
Lihat Semua