Sebagai salah satu upaya kongkrit PCNU Surakarta untuk tampil ke publik
adalah turut ambil andil dalam pengawasan APBD serta pengawasan pelayanan publik. Menurut Ketua Tanfidziyah PCNU Surakarta, KH Hilmy Sakdillah mengatakan bahwa selama ini NU nyaris tak terdengar suaranya.
"Ini kemajuan bagi NU Solo, karena selama ini NU Solo belum Go Public, sehingga kedepan NU Solo bisa masuk keranah publik," ujarnya saat membuka acara Workshop tentang APBD 2011 dan Strategi Pengawasan Implementasi APBD serta Pengawasan Pelayanan Publik di Hotel Indah Palace Surakarta, Senin, (7/3).
/>
Menurut laporan kontributor NU Online Surakarta AA Zainul Anwar, selama ini NU Solo ketinggalan informasi tentang fasilitas publik yang menggunakan dana APBD, sehingga muncul pertanyaan apakah yang dianggarkan APBD sudah sesuai dengan target dan hasilnya.
”Jamaah NU musti turut serta mewujudkan mengelolaan APBD Kota Surakarta dan pelayanan publik yang penuh integritas, transparan, partisipatif dan akuntable,” terang Tresno Subagyo selaku Koordinator Fosminsa (Forum Studi dan Silaturahim Warga NU Surakarta)dan juga penyelenggara acara.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Pemkot Surakarta Budi Yulistianto, mengatakan, ada pos-pos belanja APBD Kota Surakarta ditahun 2011 ini untuk pemberdayaan warga Surakarta.
Workshop ini dihadiri para pengurus Lembaga, Lajnah, badan otonom NU, pengurus MWC, PCNU Surakarta serta PATTIRO, Forum Komunikasi kader Posyandu (FKKP), Forum Komunikasi Keluarga Becak (FKKB,Paguyuban PKL, PMII dan BEM UNU Surakarta. (an/hh)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua