Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) belum meminta maaf kepada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie atas tindakan PMII Jawa Timur yang mengusirnya saat memberikan sambutan pada pembukaan Kongres ke-16 PMII di Batam, Kepulauan Riau, Senin (17/3) lalu.
"Kami belum meminta maaf," kata Ketua Umum PB PMII Hery Haryanto Azumi di Batam, Jumat (21/3) sore, setelah mantan Ketua Umum PB PMII Suryadharma Ali menyarankan PB PMII minta maaf kepada Aburizal Bakrie atas insiden itu.<>
Menurut Hery, PB PMII tidak bisa serta-merta meluluskan saran dari senior, kendati Aburizal Bakrie datang sebagai Menteri sehingga seharusnya dipisahkan dari status di perusahaan Lapindo Brantas.
Hery mengelak rencana permohonan maaf akan disampaikan karena Ical, sapaan akrab Aburizal Bakrie, adalah pendonor terbesar kongres tersebut.
Senada dengan Hery, Ketua Pelaksana Kongres Mujib Roni Raharjo mengatakan meskipun Ical menyumbangkan dana, namun jumlahnya tidak besar. "Lebih dari itu, keputusan kami tidak dipengaruhi besarnya jumlah donor," katanya.
Lukai perasaan
Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Jatim, Dewi Masyitah, mengaku menyesal jika PB benar-benar minta maaf kepada Ical. "PB melukai perasaan kami, warga Porong, kalau benar-benar minta maaf," katanya.
Ia mendesak PB PMII membuat sikap atas bencana yang menimpa warga Porong, Sidoarjo dan beberapa daerah di Jawa Timur. "Kami merekomendasikan agar pemerintah mencabut status `bencana alam` atas musibah lumpur Lapindo," katanya. (ant/rif)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua