PBNU Desak SBY Realisasikan Ganti Rugi Lapindo
NU Online · Jumat, 29 Juni 2007 | 00:04 WIB
Jombang, NU Online
Keresahan warga korban semburan lumpur Lapindo kian memuncak. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera merealisasikan ganti rugi sebagaimana kesepakatan antara pihak PT Lapindo Brantas dengan warga Sidoarjo.
“Presiden harus benar-benar komitmen dalam menangani masalah ini, terutama dalam persoalan ganti rugi,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri silaturrahmi antara ulama dan umara di Ponpes Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Kamis (28/6).
Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang itu berharap presiden melakukan langkah-langkah antisipatif sebelum kemarahan warga semakin memuncak.
“Kalaupun ternyata pihak Lapindo tidak sanggup memenuhi tuntutan ganti rugi warga, Presiden harus minta bantuan DPR untuk menangani persoalan tersebut,” ujarnya.
Ia berpendapat, keterlibatan anggota DPR adalah untuk minta persetujuan dalam memangkas beberapa pos anggaran yang selama ini dianggap tidak efektif.
“Bahkan kalau perlu Presiden mengeluarkan dana darurat yang setahu saya sampai sekarang belum pernah digunakan,” kata Hasyim Muzadi.
Hasyim menambahkan, kasus semburan lumpur panas PT Lapindo itu harus segera diselesaikan secara tuntas agar permasalahannya tidak berlarut-larut.
“Persoalan ini sudah mengakibatkan kesengsaraan warga yang semakin berlarut-larut. Bahkan sampai sekarang pun belum ada penyelesaian yang bijak,” ujarnya. (sam/ant)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
Terkini
Lihat Semua