PBNU: Kaum Muslimin Jangan Tolak Kedatangan Obama
NU Online · Senin, 15 Maret 2010 | 10:34 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta agar kaum muslimin Indonesia tidak menolak kedatangan Presiden AS Barack Obama. Penolakan ini bertentangan dengan etika Islam juga etika diplomasi internasional.
"Saya berharap, jangan ada kaum muslimin Indonesia yang menolak kedatangan Obama di Indonesia. Selain bertentangan dengan etika Islam juga bertentangan dengan etika diplomasi internasional," kata Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi di Jakarta, Senin (15/3).<>
Menurut Hasyim, tidak ada aturan dalam Islam untuk menolak tamu, apalagi dalam kapasitas diplomasi internasional. Rasulullah SAW mengajarkan 'berhubungan diplomatik' dengan agama lain termasuk Yahudi.
Lanjut Hasyim, Obama telah menunjukkan kemauan baik dalam memperbaiki hubungan AS dengan dunia Islam, sekalipun hasilnya belum maksimal. Sementara, Hasyim juga mengeritik upaya pemberantasan teroris jika hanya untuk menyenangkan AS. Pemberantasan teroris seharusnya dilakukan untuk kepentingan nasional dan kemanusiaan.
Namun, Hasyim menambahkan, belakangan terdengar suara-suara yang mau meminta hadiah dari pemberantasan terorisme. Menurutnya, pemberantasan terorisme harus berdasarkan proses hukum, bukan karena iming-iming.
"Sungguh merendahkan martabat bangsa, dan dugaan saya Amerika pun akan mencibir kita. Sungguh, sifat cari muka serta sifat inlander harus segera kita tinggalkan demi martabat bangsa," tegasnya. (nam)
Terpopuler
1
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
2
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
3
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
4
Khutbah Jumat: Degradasi Moral dan Kualitas Shalat
5
PBNU Segera Alihkan Saham Perusahaan Pengelola Tambang kepada Perkumpulan NU
6
Khutbah Jumat: Hemat di Era Digital, Teladan Kesederhanaan Rasulullah
Terkini
Lihat Semua