Jakarta, NU Online Masyarakat perlu mewaspadai adudomba menyikapi berbagai peristiwa komunal masyarakat sejak dari konflik Papua, Ambon, Poso, Makassar dan lain-lain. Sebab, diyakini ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengobarkan konflik di tengah masyarakat.
Apapun tujuannya kita harus menolak usaha perusakan kondisi damai dan harmoni selama ini.
<>
“Peristiwa pemanahan dan pembacaokan atas muslim di Papua, meninggalnya tukang ojek yang kebetulan beragama Islam di Ambon, pembakaran Gereja Katholik di Poso, bentrok antarkomunitas Banjar di Bali, perusakan kampus universitas di Kendari, selalu disertai dengan provokasi yang sangat luas melalui teknologi informasi. Seperti pesan singkat (sms) ke berbagai pihak,” tandas Ketua PBNU H Slamet Effendy Yusuf di Jakarta, Senin (19/9).
Menurut Ketua MUI Pusat ini ada pola yang selalu sama dalam konflik tersebut. Ketika terjadi sebuah peristiwa biasanya segera disertai dengan penyebaran sms, provokasi, yang memanaskan suasana. “Itu terjadi sejak bulan Puasa 1432H/Agustus 2011 M hingga sekarang,” katanya.
Slamet menilai, selalu menimbulkan pertanyaan; apakah peristiwa itu kejadian biasa atau rekayasa? Oleh sebab itu, PBNU menyerukan dua hal: Pertama, masyarakat khususnya umat beragama harus menolak ajakan untuk berkonflik, karena apapun bentuk konflik social tersebut akan merugikan masyarakat sendiri. Kedua.aparat keamanan agar mencari dan mengungkap provokator dan pelaku.
“Ungkap motifnya dan tangkap pelakunya,” ujar mantan Ketua Umum PP GP Ansor ini.
Dalam waktu yang sama tokoh masyarakat diharapkan segera mengambil langkah damai bila terjadi peristiwa apapun yang dapat dikapitalisasi menjadi penyebab konflik sosial tersebut.
Penulis: Achmad Munif Arpas
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
3
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
4
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
5
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
6
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
Terkini
Lihat Semua